Wardah Aloe Facial Wash Review

Pencarian facial wash ramah kulit sensitif-mudah didapat berlanjut dengan Wardah Aloe Hydramild Facial Wash. Review-nya sendiri udah banyak aku lihat di internet, tapi entah kenapa aku sendiri baru tahu produk ini pas lihat di supermarket beberapa hari lalu. Weird.

UPDATE 9/2020: sekarang lebih suka dan lebih cocok Wardah Lightening Micellar Gentle Wash. Review in video below!

Begitu baca ingredients list-nya, aku cukup kaget dan langsung tertarik, karena nggak ada kandungan fragrance, mineral oil, dan deterjen sodium laureth sulfate ada di tengah ingredients list. Intinya, sekilas nggak tampak ada bahan-bahan skincare yang harus dihindari kulit sensitif aku.

review-wardah-aloe-vera-facial-wash-1

Klaim produknya sendiri adalah “wajah bersih dan lembap” karena kandungan aloe vera organik,  Natural Moisturizing Factor (NMF) dan busa lembut dari bahan asam amino.

Let’s break it down one by one.

Aloe Vera-Secara komponen sendiri, aloe vera memang kaya vitamin C, E, dan beta-carotene (vitamin A) yang bisa menutrisi kulit. Yes, it is soothing, namun sebagai pemakai loyal aloe vera yang sukses memviralkan Guardian Aloe Vera Gel (LOL), aku tahu persis aloe vera tidak terasa melembapkan. It’s actually quite mattifying. Dan kandungan aloe vera di di produk Wardah Aloe Hydramild Facial Wash ini, nyatanya ada di bagian bawah ingredients list.

NMF-Bisa dilihat beberapa bahan NMF sintetis di ingredients lit.

Asam amino-Kalau baca ingredients list-nya sendiri, aku nggak melihat kandungan/ komponen asam amino. Mungkin yang dimaksud adalah asam amino dari aloe vera? If so, then it’s a really small amount. Hanya Wardah yang tahu pastinya, ya.

review-wardah-aloe-vera-facial-wash-2

Tekstur & Aroma

Wardah Aloe Hydramild Facial Wash ini berbentuk gel bening. Aku cukup senag karena biasanya facial wash yang cocok dengan kulitku bentuknya gel. It has a clean scent, khas skincare tanpa parfum. It reminds me of something else that I’ve tried, dan aku baru sadar kalau aromanya persis facial wash Bioderma. Busa yang dihasilkan sendiri lebih seperti buih ketimbang busa.

Hasil

Mungkin karena hopeful banget ya, bisa punya cadangan untunk facial wash dokter, at first I thought this was a brilliant product. Namun setelah masuk hari ketiga-keempat pemakaian, I can really break down the pros and cons:

Pros:

-Nggak menimbulkan reaksi/ bruntusan

-Nggak kering di kulit

-Mudah didapat

Cons:

-Nggak membuat kulit cerah sementara khas facial wash (you know some facial washes can give that feel)

-Nggak membuat kulit kenyal

-Walau nggak drying, tapi juga nggak membuat kulit terasa lembap

Kesimpulan

Aku cukup senang sama Wardah Aloe Hydramild Facial Wash ini. I like it, but I don’t love it. Di saat kulitku lagi lebih kering dari biasanya (apalagi sekarang lagi intens kembali pakai tretinoin), setelah pakai facial wash ini, kulit aku kan terasa kering, di mana facial wash khusus kulit sensitif dari dokter kulitku bikin kulit terasa lembap dan nyaman.

Will I still use this? Yes!

Love,

Annetta.

2 thoughts on “Wardah Aloe Facial Wash Review

  1. hasil searching ingredients-nya di web Soco: Aqua, Acrylates Copolymer, Cocamidopropyl Betaine, Propylene Glycol, Glycerin, Sodium Lauroyl Sarcosinate, Decyl Glucoside, Sodium PCA, Potassium Cocoyl Glicinate, Sodium Laureth Sulfate, Potassium Cocoate, Sodium Chloride, Phenoxyethanol, Sodium Hydroxide, DMDM Hydantoin, Ethylhexyglycerin, Disodium EDTA, Aloe Barbandensis Leaf Extract, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.

    aku masukin ke sezia.co, glycerin itu masuk ke kategori “High Sensitivity” dgn deskripsi: Your search contains high sensitivity ingredients. These may be acceptable in low concentrations or for individuals who are not highly sensitive to Malassezia.

    Like

    1. Lalu ada pertanyaan kah?

      Gliserin itu ada di hampir semua skincare sebagai pelembap. Kulitku sensitif tapi toleran dengan gliserin, punya FA tapi bereaksinya dengan oil-oil hardcore. Sesama banyak kulit sensitif jarang sih aku denger sensitif dengan gliserin; biasa dengan fragrance atau deterjen.

      Sezia, skincarisma, semua kan teori yah. Silakan jadi referensi. Semua sharing aku berdasarkan trial-error sendiri.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s