Mila D’Opiz Skincare untuk Kulit Sensitif

Purging kalem? Milia hilang? Yes!

Beberapa minggu lalu aku share di IG Story soal beberapa skincare baru yang bikin purging tretinoin aku kalem dalam beberapa hari aja. Langsung banyak yang penasaran, but of course I had to wait longer before gushing about new skincare!

Dan setelah kurang-lebih dua bulan, dapet bonus milia hilang juga.

Introducing my glowing review of Mila d’Opiz Skincare.

Aku pribadi baru tahu soal brand skincare Swiss ini sebelum nyobain produknya sebulanan lalu. Info lebih lengkap, sekaligus pembelian produknya, bisa kamu lihat di Instagram Mila D’Opiz atau web Mila D’Opiz Indonesia

Dari beberapa produk Mila yang aku coba, ada dua yang bener-bener cocok dan aku suka banget. Aku pilih sendiri produknya dengan filter Annetta (fragrance free, no clogging-potential ingredients etc.) dan memang kemarin lagi pingin coba produk yang membantu kulit dehidrasi, sejak balik pakai tretinoin beberapa minggu sekali.

Mila D’Opiz Hyaluron Ampoule (harga Rp520.000,-)

Pertama lihat produk ini, langsung tertarik karena ingredients-nya super singkat, cuma empat bahan, dengan fokus melembabkan kulit. Sempat takut dengan deskripsi low-molecular hyaluronic acid (HA), karena sepengetahuanku, HA jenis ini justru berpotensi bikin masalah di kulit super sensitif.

mila-d-opiz-review-indonesia-1
Image: Mila D’Opiz Indonesia

Anyway, aku pake produk ini pagi-malam setelah cuci muka/ essence, sebelum serum/ pelembap. Tekstur Mila D’Opiz Hyaluron Ampoule ini pure gel, sekali pakai cukup satu-dua tetes aja. Kadang dua tetes bahkan kerasa lebih banget.

Upon application, dia cepet banget menyerapnya ke kulit. Muka terasa soft-matte, nggak ada residu yang bikin kesan “lembap”. Tapi setelah dua kali pakai, ini terasa banget bener-bener ngasih hidrasi ke kulit. Di malam pertama, aku pakai single use habis cuci muka sebelum tidur, dan besoknya dua jerawat purging aku mengecil drastis, nggak merah-merah dan perih lagi, dan area dagu yang biasa ngelupas, jadi bener-bener halus.

Namanya juga ampoule, jadi isinya hanya 5 ml. But as I wrote, pemakaiannya irit banget. Setelah sebulan, punyaku masih ada sisa 3/4 (pemakaian satu/ dua kali sehari, kadang nggak pakai). Menurutku satu ampul ini bisa tahan sekitar dua bulan-an.

Love!

Mila D’Opiz Hydroboost Moisturising Eye Cream (harga Rp895.000,-)

OK. Langsung ke bagian milia hilang tuh gimana?!

I don’t even know. Sebelum ketemu eye cream ini, aku udah sekitar sebulan pakai The Body Shop Vitamin E Eye Cream. Setelah nyobain Mila D’Opiz Hydroboost Moisturising Eye Cream ini, akhirnya aku pakai TBS eye cream untuk malam, karena lebih creamy, dan eye cream Mila ini di skincare routine pagi, karena teksturnya balm-y gel yang cepat menyerap, jadi lebih enak di bawah makeup.

mila-d-opiz-review-indonesia-2-eye-cream
Image: Mila D’Opiz Indonesia

Eye cream Mila ini udah aku pakai lebih lama sebelum ampulnya.

Then a few weeks ago,  aku notice milia di bawah mata kanan aku ada yang hilang, ada yang mengecil sampai samar banget. I do like to tap my finger under my eyes after applying tretinoin, bener-bener apa yang nyisa di jari aja. That would be a more sensible trigger of the improvement, tapi kok feeling aku karena kombinasi dua eye cream ini ya.

Anyway, I am very happy with both Mila D’Opiz products and will continue using it 🙂  Obviously they are more on the pricier side, that’s why aku mau review dua produk ini untuk bantu referensi bagi yang mau coba. Kalo masih ragu, bisa tanya-tanya lewat e-mail di website-nya.

Mila D’Opiz Hyaluron Ampoule dan Hydroboost Moisturising Eye Cream ini masuk di kategori hydrating products Mila D’Opiz. Terus sekarang aku penasaran sama Hydroboost Cream Mask-nya. Hahaha.

Love,

Annetta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s