Skincare Alami AMPUH Favoritku

Sejujurnya aku bukan orang yang pro skincare alami buatan sendiri alias DIY skincare. Kalau serum vitamin C bagus, bukan berarti bisa “asal” ambil lemon, peres-peres, lalu templok di muka, kan? Aku yakin manfaat satu bahan bisa sampai ke kulit dengan formulasi (dan ekstrasi, proses, sampai packing) yang benar juga. 

But over the years, I have found some DIY skincare that work for my super picky and sensitive skin. 

skincare-alami-murah-jerawat-1.jpg
Image: Max Rovensky

Air Minum

Yup, air. Air minum mineral biasa aja, nggak perlu sampai distilled atau sparkling water. Ini biasa aku pakai jadi DIY face mist kalau kulit (normal) aku lagi kerasa kasar dan dehidrasi. Kenapa nggak pakai face mist beneran aja, sih?

Awal ceritanya adalah beberapa bulan pertama aku pakai tretinoin tiga tahun lalu. Aku komplain soal kulit super kering yang nggak nyaman, efek samping dari tretinoin. Dokter pun bilang aku bisa pakai thermal water face mist; semprot-semprot setiap kulit terasa kering. Merek apa aja nggak masalah.

Sebelum itu pun, aku udah nyobain berbagai merek face mist, dan selalu bikin aku jerawatan atau beruntusan. Kalau mau ditotal, kayaknya semua face mist paling populer udah pernah aku coba dan selalu fail. Sebut aja Evian, Avene, Bioderma biru (yang dipakai dokterku) dan pink, sampai Evoluderm.

Dokter pun “mengkonfirmasi”status kulitku yang super sensitif, tinggi-rendahnya mineral thermal water yang sophisticated itu ternyata masih bikin kulit aku reaktif (yassalaaaam). Dokterku pun bilang, ya udah, pakai air minum aja taruh di botol kosong.

Singkat cerita, hasilnya OK banget di kulit aku. Kulit hydrated, nggak ada reaksi, dan sampai sekarang masih jadi andalan aku kalau kulit lagi dehidrasi. Saranku, botol spray-nya yang kecil aja, dan isi cukup ⅓ penuh agar cepat ganti air baru. Biar enak, pilih mist-nya yang halus, ya.

skincare-alami-murah-jerawat-2

Lidah Buaya

Ini skincare sejuta umat abad 21 yaa. Kalau di medsos aku sudah sering share soal aloe vera gel “jadi” yang paling cocok sama aku, dari brand Guardian. Dari situ, aku pun nyobain pakai gel langsung dari tanaman lidah buaya yang bisa dibeli di freezer supermarket dengan harga lima ribuan (dan agak mubazir karena geday banget dan ujung-ujungnya dibuang) saat aku jerawatan parah dari fungal acne awal 2019.

Cara aku pakai gel lidah buaya sebagai skincare alami itu dipotong aja sedikit, kira-kira setebal dan sepanjang dua jari, lalu buang satu sisi kulitnya. Langsung deh digosok aja ke area kulit. Seperti masker, aku bilas setelah didiamkan kira-kira 15-30 menit.

Kalau aloe vera gel alias lidah buaya bikinan brand biasa aku pakai sedikit, nggak dibilas, untuk kulit kalau lagi merah-merah iritasi karena cuaca atau ada jerawat meradang, lidah buaya alami ini aku biasa pakai agak tebal, dibilas, untuk kulit kalau lagi merah-merah iritasi karena cuaca atau ada fungal acne (jadi alhamdulillah udah jarang pakai). Selalu dibilas, karena kalau nggak, di aku akan bikin gatel-gatel.

Menurutku, hasilnya sedikit lebih OK alias cepat kelihatan dibanding aloe vera gel buatan brand.

Yaa memang nggak banyak yah skincare alami andalan aku. Cuma dua hahaha….Air aja sebenarnya kimia, Sist, bukan alami ya LOL! Tapi tetap aja senang karena kulit aku gampang aja rewel sama skincare alami alias DIY skincare. Pakai green tea nggak cocok, madu (bahkan yang raw) bikin jerawatan, oatmeal ribet dan hasilnya so-so, dan lain-lain.

Hope it helps! Apa skincare alami murah-meriah andalan kamu?

Love, Annetta

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s