Airnderm Skincare Review: Niacinamide Gel, Toner, etc.

Udah mau sebulan aku nyobain produk-produk skincare Airnderm Aesthetic; skincare local dan certified halal dari Airin Skin Clinic yang bisa dibeli bebas. Lihat Shopee-nya kok laku banget, dan baca bahan-bahan skincare-nya juga cukup “clean” dan simple untuk kulit sensitive-acne prone aku. Khas skincare dokter kulit; nggak ada plant extract ini, atau oil itu, tapi justru skincare-skincare begini yang bisa aku pake hahaha…

Aku dipilihin tiga produk skincare Airnderm untuk aku coba berdasarkan concerns utama aku: acne prone, rentan bekas jerawat dan banyak pantangan seperti nggak bisa pake oil, dimethicone, dan fragrance

Mari disimak review skincare Airnderm Aesthetic aman “fungal acne” dari yang paling aku suka:

Airnderm Niacinamide Gel

Airnderm Niacinamide Gel (harga Rp70.000, 10 gr)

Airnderm Niacinamide Gel adalah gel moisturizer yang teksturnya beneran seperti jelly bening dengan 4% niacinamide. Ini mirip niacinamide gel yang pernah aku pake dari dokter kulit aku, dan feel-nya pun juga sama. Ringan, nggak ada sensasi berminyak sama sekali, dan pastinya pelembap yang nggak bikin jerawatan! Senangnya nggak harus bayar konsul dulu untuk nyetok ini :p

Tekstur Airnderm Niacinamide Gel
Komposisi/ingredients list Airnderm Niacinamide Gel

Loyal readers/followers know how I love niacinamide; antioksidan yang juga bantu skin barrier, hydration dan pastinya mencerahkan. My sensitive skin loves and benefits from niacinamide. Bahan lain dari ingredients list singkat Airnderm Niacinamide Gel yang aku suka adalah:

Arginine: amino acid alami di komponen kolagen kulit. Saat dipake topical dari skincare, bisa membantu produksi unsur-unsur baik skin barrier seperti ceramide, urea dan kolestrol agar kulit kenyal dan lembap.

Panthenol: alias provitamin B5 (that your body will convert to vitamin B5). Anti inflamasi dan moisturizing

Aku pake Airnderm Niacinamide Gel ini pagi-malam. Walau memang isinya banyak humektan dan pelembap, yang terbiasa pake pelembap tradisional bisa merasa ini kurang lembap. Kulit aku kering ya, dan di-layer dengan essence atau serum di bawahnya, efek lembapnya cukup sih.

Airnderm Eyebag Even Better (harga Rp165.000, 10ml)

Ini adalah eye serum dengan klaim standar, mengurangi eye bag dan juga mata panda. Aku belum pernah sih, ketemu skincare yang bisa bantu dark circle. Gelapnya area mata kan bukan kayak bekas jerawat yang bisa “dicerahkan”, tapi kebanyakan adalah bayangan dari pembuluh darah + kulit area mata yang tipis. Apalagi kebanyakan kasusnya adalah turunan atau sudah ada dari dulu (like mine).

Komposisi/ingredients list Airnderm Eyebag Even Better

But! Aku tetap rekomen untuk coba Airnderm Eyebag Even Better sebagai anti aging eye-treatment karena beberapa bahannya memang bermanfaat untuk area mata:

Acetyl tetrapeptide-5: peptide sintetis yang melembapkan + membantu mengencangkan kulit. 

Akar ginseng: anti agingManfaat ginseng berdasarkan studi ilmiah yang sudah terbukti adalah sebagai anti-inflamasi dan antioksidan. Antioksidan pasti membantu mencegah efek aging, ya.

Copper gluconate: anti-aging yang bantu pembentukan kolagen. Bertambah usia, produksi kolagen bakal turun, that’s how skin becomes less plump and saggy. Jadi, copper bantu agar area mata tetap smooth dan kenceng.

Walau belum lihat perubahan apapun, at least serum ini melembapkan (penting, agar nggak cepet keriput), ringan dan nggak bikin milia. Kadang aku pake sendiri, kadang di-layer di bawah eye cream. Di satu sisi, aku suka kemasannya pump bottle, tertutup. Tapi di sisi lain, kesel karena awal-awal pasti produknya muncrat, keluarnya kebanyakan dari yang kita butuh.

Tapi, eye serum lain yang aku punya dengan kemasan tube juga sama kok “penyakitnya”. Jadi ya udah, kita yang pake aja mesti pinter ngaturnya. Saat mau pake, mencet pump/tube eye serum harus pelan-pelan.

For the ingredients, I’m gonna keep using it!

Airnderm Hydrating Primer Toner (Rp100.000, 100ml)

Basically, ini adalah hydrating toner yang isinya humektan alias bahan-bahan yang menahan air di kulit; gliserin dan sodium hyaluronate. Ingredients-nya minimalis, teksturnya cuma sedikit lebih thick dari air tapi bukan liquid-gel juga.

Walau secara ingredients tampak aman, entah kenapa ini bikin jerawat di aku. Jerawat, bukan “fungal acne”, karena area rentan FA aku (pipi kanan + dagu) aman sentosa, sedangkan reaksinya muncul cuma di pipi kiri setelah dua kali pake. Begitu aku stop, langsung hilang sih.

“Fun” fact: aku nggak pake toner apa-apa sekarang. Mau watery, mau milky, kalau judul marketing-nya udah toner, belum ada yang cocok bisa aku pake. Jadi sampe sekarang, setelah cuci muka aku pakai essence, yang secara komposisi pasti lebih panjang dan nutritious. Jadi keanehan ini masih berlanjut dengan Airnderm Hydrating Primer Toner.

Selain (sadly) nggak cocok, aku juga merasa efeknya kurang hydrating. Padahal kalo diliat-liat, ini salah satu produk Airnderm yang paling laku.

Recommended?

In general, aku cukup recommend skincare dari Airnderm Aesthetic untuk semua jenis kulit (aku sendiri kulitnya normal-kering), terutama bagi yang kulitnya juga picky, suka formulasi yang minimalis dengan sejumlah bahan aktif aja. Kepo sama pilihan produk Airnderm yang lainnya, karena kalo ngintip di Shopee ada banyaak banget. 

Tertarik?

Love,

Annetta

2 thoughts on “Airnderm Skincare Review: Niacinamide Gel, Toner, etc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s